Memasukkan Kode Token Listrik Prabayar PLN ke kWh Meter dengan Nomor ID Meter Berbeda

Berhubung waktu yang lalu ada yang bertanya “Kode token 20 digit yang seharusnya dimasukkan ke meteran A jika tapi dimasukan ke meteran B, apakah bisa?“, maka saya akan coba memastikan hal tersebut. Saya coba membeli pulsa listrik untuk ID meteran di rumah saya, tetapi saya coba masukkan ke ID meteran yang lain. Dalam hal ini, saya akan coba masukkan ke meteran yang dipakai di warung kopi milik adik saya. Meteran listrik yang akan saya ujicoba ini, selain nomor ID meternya berbeda, merek meterannya pun berbeda.

Kode token untuk meteran A dimasukkan ke maeteran B

Meskipun sebenarnya sudah dijelaskan oleh PLN di situs web-nya bahwa hal ini tidak bisa dilakukan seperti pada penjelasan di bawah ini, tapi saya sekedar ingin memastikan dan menghilangkan rasa penasaran saja. 😀

Apakah Token Stroom dapat diisikan pada KWH Meter berbeda ?

Tidak. Token Stroom hanya dapat diisikan pada KWH meter sesuai dengan ID Meter yang disebutkan pada saat pembelian, sehingga tidak dapat digunakan di KWH Meter lain.

– Website PLN (Penjelasan seputar listrik prabayar)

Percobaan memasukkan kode token listrik prabayar PLN ke kWh meter dengan nomor ID meter berbeda

Dan inilah langkah-langkah percobaan yang saya lakukan untuk mengisikan kode token pulsa listrik ke meteran dengan nomor ID meter yang berbeda:

  1. Saya membeli pulsa listrik untuk meteran listrik yang dipakai di rumah saya.
    Saya melakukan pembelian pulsa listrik di Indomaret untuk meteran di rumah saya (merek Hexing tipe HXE116-KP) dengan nomor meter 142333XXX, dan seperti yang tertera di struk pembelian, kode token yang saya dapatkan yaitu 0373 4782 2326 2972 4967.

    Struk Pembelian Token Listrik Prabayar

    Struk pembelian token listrik prabayar.

  2. Angka 20 digit kode token yang saya dapat saya coba masukkan pada meteran lain.
    Kode token yang seharusnya saya masukkan ke meteran di rumah saya, saya coba masukkan ke meteran lain. Meteran lain tersebut adalah yang dipakai oleh adik saya dengan nomor meter 600037XXX (merek Fuji tipe FA14EPP).

    KWh Meter merek Fuji tipe FA14EPP - jumlah pulsa awal

    KWh meter merek Fuji yang akan diujicoba diisi kode token untuk meteran lain.

    Kode token untuk meteran lain akan dimasukkan kepada KWh Meter merek Fuji tipe FA14EPP

    Struk berisi kode token untuk meteran Hexing di rumah saya.

    KWh Meter merek Fuji tipe FA14EPP akan diisi pulsa listrik

    Kode token akan coba dimasukkan.

    KWh Meter merek Fuji tipe FA14EPP dimasukkan kode token meteran lain

    Kode token untuk meteran listrik Hexing di rumah saya sedang coba di-input pada meteran lain merek Fuji.

  3. Keterangan dari meteran yang berbeda nomor meternya (Fuji).
    Setelah saya masukkan kode tokennya dan kemudian menekan tombol “Enter“, hasilnya adalah muncul keterangan kode “Gagal“. Dan tentu saja keterangan jumlah pulsa listrik pun tetap menunjukkan jumlah seperti semula.

    KWh Meter merek Fuji tipe FA14EPP - pengisian kode token gagal

    Setelah kode semua di-input dan ditekan tombol Enter, muncul keterangan teks “GAGAL“.

    KWh Meter merek Fuji tipe FA14EPP - jumlah pulsa listrik tetap tidak bertambah

    Jumlah pulsa listrik (stroom) tetap.

  4. Masukkan angka 20 digit kode token tadi ke meteran yang seharusnya (Hexing).
    Nah, sekarang saya masukkan kode token tersebut ke meteran yang seharusnya (meteran merek Hexing dengan nomor meter 142333XXX).

    KWh meter merek Hexing HXE116KP - jumlah pulsa listrik awal

    Meteran merek Hexing yang seharusnya dimasukkan kode token yang sudah saya beli.

    KWh meter merek Hexing HXE116KP akan diisi kode token

    Kode token yang tadi gagal dimasukkan ke meteran Fuji akan dimasukkan ke meteran Hexing yang seharusnya.

    KWh meter merek Hexing HXE116KP diisi kode token

    Kode token sedang coba di-input.

    KWh meter merek Hexing HXE116KP diisi kode token dan tekan enter

    Setelah kode token selesai di-input, tekan tombol “Enter“.

  5. Keterangan dari meteran yang seharusnya.
    Maka setelah saya masukkan kode token tersebut pada meteran yang seharusnya hasilnya adalah muncul keterangan bahwa kode token yang saya masukkan “Benar“.

    KWh meter merek Hexing HXE116KP - pengisian pulsa listrik berhasil

    Dan pengisian kode token pun berhasil dengan ditandai keterangan bertulisakan “Benar” pada LCD meteran.

    KWh meter merek Hexing HXE116KP - setelah diisi pulsa listrik

    Pulsa listrik bertambah sebesar 33,80 kWh.

    KWh meter merek Hexing HXE116KP - stroom pulsa listrik telah bertambah

    Jumlah total pulsa listrik bertambah setelah pengisian kode token yang baru saja dilakukan.

Kesimpulan

Nah ternyata memang terbukti, kode token yang sudah dibeli untuk nomor ID meter tertentu TIDAK BISA digunakan kepada meteran lain yang berbeda nomor ID meter. Jadi kode token untuk meteran A hanya bisa dimasukkan ke meteran A saja, tidak bisa dimasukkan ke meteran B atau C atau yang lainnya. 🙂

Tautan Eksternal

Respons

Ada 7 respons untuk “Memasukkan Kode Token Listrik Prabayar PLN ke kWh Meter dengan Nomor ID Meter Berbeda”.

  1. Terima kasih, ada yang bertanya yang ini di listrik.org. Ketemu jawabannya di sini

    1. indra

      Kalo kita salah ketik nomer id (beli nya di online) gimana tuh?

      1. Kalau ada kesalahan ketik 1 angka saja dalam memasukkan nomor token (ada 20 digit angka), maka biasanya hanya akan muncul keterangan GAGAL di layar LCD meteran listrik. Tenang aja, ini tidak akan berpengaruh apa-apa pada meteran listrik prabayar kita.

        Kita tinggal mengulangi proses pengisian kode token listrik tersebut dengan nomor yang benar.

      2. Ooo.. maksudnya sewaktu beli token, salah memasukkan ID Pelanggan / Nomor meter?

        Kode token yang sudah terlanjur dibeli tersebut hanya bisa digunakan ke meteran dengan nomor ID Pelanggan yang kita berikan sewaktu membeli token.

        Kalau begitu, ya kode token nya tidak bisa digunakan. Itu berarti sudah jadi resiko pembeli yang salah memasukkan/memberikan nomor ID Pelanggan. Kasus ini sama seperti kalau kita membeli pulsa prabayar dan kita salah menuliskan nomor telepon kita, maka pulsa yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan dan tetap harus kita bayar. Hal ini berlaku untuk pembelian baik secara online maupun di loket pembayaran / gerai / minimarket / ATM / bank, dsb.

        Semoga jawaban ini bisa membantu. 🙂

  2. klo menurut saya mending claim ke PLN. jelaskan kesalahan. tunjukan nomor ID yg sudah dibeli dan bandingkan dengan nomor ID yg bener. paling beda 1 ato 2 angka. wong kita lupa kok. kebalik seharusnya 53 kesebut sm yg jual token 35. itu lumrah. gw aja kadang salah panggil nama istri. harusnya gwa panggil sayank malah jadi yayank. sama khaannnn???

  3. sasa

    Mohon dibntu ,, jadi begini sya punya toko biasanya token sya 1 bulan cuma 100rbu , dgn arus 900 watt , tetapi setelah samping toko sya buka kedai juss kenapa seminggu skli jadi 50rbu isinya ,kalau di totaalkan 200rbu sbulan ,, kebetulan kios nya nyewa masing” punya token sndiri atas nama kepemilikan yang sama di nama tokennya , dan sudah 2 bulan disni tidak pernah sya lihat mereka mengisi token,otomatis saya bisa liat krn tokennya di depan pintu ,, apakah arus saya diambil atau saya isi token mreka juga ,, mohon di bntu utk mnjawab rasa penasaran saya ,,terimakasih

    1. Setiap anda membeli token listrik apakah menggunakan ID pelanggan atau Nomor ID Meter?

      Untuk pembelian token listrik disarankan menggunakan Nomor Meter saja, karena Nomor Meter ini berbeda-beda untuk setiap unit meteran. Jadi token yang anda beli untuk meteran di toko anda tidak bisa digunakan oleh meteran listrik di toko sebelah atau di mana pun. Coba periksa Nomor ID Meter (Nomor Meter) yang tertera pada kedua meteran tersebut. Normalnya masing-masing meteran memiliki Nomor ID Meter yang berbeda satu sama lain meskipun atas nama kepemilikan yang sama. Jika memang nomor ID meternya berbeda, maka token listrik yang dibeli menggunakan Nomor ID Meter pada meteran di toko anda tidak akan bisa dipakai oleh meteran di toko sebelah.

      Jika membeli token menggunakan ID pelanggan, dikhawatirkan token listrik yang anda beli akan bisa digunakan oleh meteran lain yang berbeda tapi satu nama kepemilikan (Satu ID pelanggan memiliki beberapa meteran seperti yang anda sebutkan).

Beri Respons