Membayar Tagihan PDAM Tirta Raharja di Kantor Pos

Jujur saja, -berbeda dengan jaman dulu- sekarang saya sudah jarang berurusan dengan Kantor Pos. Sudah banyak alternatif layanan lain yang menyediakan layanan yang sejenis dengan pos. Dibandingkan dengan Kantor Pos, lokasinya pun bahkan sudah lebih dekat ke tempat tinggal dan tentu saja lebih banyak pilihan lokasinya.

Kiriman surat atau paket sudah bisa dilakukan di agen kurir ekspedisi terdekat seperti JNE atau TIKI. Pembayaran berbagai tagihan sudah bisa dilakukan di minimarket terdekat atau bahkan melalui layanan online. Amplop, materai dan benda-benda pos lainnya sudah sangat mudah ditemukan bahkan di warung-warung dekat rumah. Bagi saya, mungkin satu-satunya hal yang masih harus mendatangi Kantor Pos adalah sewaktu mengurus ekspor-impor barang.

Cabang Kantor Pos kecil

Salah satu cabang Kantor Pos kecil dekat rumah.

Akan tetapi, mungkin sekali waktu jika memang harus mendatangi Kantor Pos bisa kita manfaatkan untuk sekalian melakukan hal-hal lainnya yang bisa dibereskan di Kantor Pos. Salah satunya yang pernah saya lakukan yaitu melakukan pembayaran tagihan PDAM. Sambil membereskan urusan yang saya harus selesaikan di Kantor Pos, satu tagihan rutin bisa dibayarkan di sini. Ya lumayan kan, perjalanan ke lokasi Kantor Pos ini bisa ‘sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui’. 😀

Bagi yang ingin mencoba ‘pengalaman baru’, mungkin bisa dicoba membayarkan tagihan PDAM di Kantor Pos, dan rasakan sensasinya hahaha 😀 . Saya rasa memang suasananya agak berbeda dengan melakukannya di tempat lain seperti minimarket misalnya. Kalau belum pernah atau belum tahu caranya, berikut akan saya pandu langkah-langkahnya supaya tidak terlalu ‘clingak-clinguk’ nanti di Kantor Pos.

Cara Membayar Tagihan PDAM Tirta Raharja di Kantor Pos Terdekat

Berhubung saya berlangganan PDAM Tirta Raharja, tentu saja sekarang saya akan menjelaskan pembayaran untuk PDAM ini. Untuk lokasi Kantor Pos bisa dimana saja (kantor pusat ataupun cabang), karena saya rasa prosedurnya seragam untuk seluruh Indonesia. Berikut ini langkah-langkahnya:

  1. Kunjungi Kantor Pos terdekat.
  2. Langsung hampiri salah satu loket / teller di dalam Kantor Pos. Jika tidak ada antrian kita bisa langsung dilayani oleh petugas. Kalau ada antrian, tentu saja kita harus mengantri terlebih dahulu.

    Loket Kantor Pos di suatu kantor cabang kecil.

    Loket Kantor Pos sedang kosong, tidak ada antrian.

  3. Bilang bahwa kita ingin membayar tagihan PDAM dan sebutkan nomor pelanggan PDAM yang akan dibayarkan. Cara yang lebih praktis adalah dengan memberikan kuitansi atau tanda bukti pembayaran bulan sebelumnya, karena di situ sudah tercantum nomor pelanggan PDAM.

    Bukti pembayaran asli tagihan PDAM Tirta Raharja dari kantor PDAM.

    Bukti pembayaran asli tagihan PDAM Tirta Raharja yang akan ditunjukan ke petugas Kantor Pos.

  4. Petugas akan mengecek dan menyampaikan total jumlah tagihan yang harus dibayarkan.
  5. Bayarkan uang pembayaran sesuai tagihan kepada petugas tersebut.
  6. Pembayaran pun selesai, dan kita akan menerima tanda bukti pembayaran tagihan PDAM (tanda terima pembayaran) dari petugas Kantor Pos yang melayani kita tersebut.

Jangan lupa simpan tanda bukti pembayaran atau kuitansi pembayaran yang kita dapatkan dari Kantor Pos ini karena merupakan bukti pembayaran tagihan PDAM yang sah jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Salah satu kelebihan pembayaran tagihan PDAM di Kantor Pos adalah pada lembaran tanda bukti (tanda terima) pembayaran yang kita terima terdapat poin-poin rincian pembayaran. Pada tanda terima ini terdapat rincian jumlah pemakaian air, jumlah tagihan air, biaya beban (abodemen), biaya denda (jika ada), biaya admin pos dan bahkan angka awal dan akhir dari meteran air kita (kolom Stand Awal dan Stand Akhir). Rincian ini persis seperti yang terdapat pada lembar bukti pembayaran asli dari kantor PDAM yang bersangkutan.

Bukti pembayaran tagihan PDAM Tirta Raharja dari Kantor Pos.

Bukti pembayaran tagihan PDAM Tirta Raharja dari Kantor Pos.

Hal ini menjadi poin penting karena terkadang hal ini kita butuhkan untuk melakukan pengecekan ketika ada kejadian jumlah tagihan yang tidak seperti biasanya. Transparansi rincian tagihan ini tidak saya temukan pada bukti pembayaran di tempat lain seperti bukti pembayaran dari minimarket seperti Indomaret atau Alfamart.

Dengan begitu, selesai sudah salah satu ‘tugas’ pembayaran yang harus saya lakukan di Kantor Pos ini. Silahkan berkomentar di kotak respons di bawah jika ada pertanyaan ataupun pengalaman yang ingin dibagikan. 🙂


Respons

Beri Respons